|
Dalam kehidupan ini, terkadang manusia harus dihadapkan pada kata menerima. "Legawa" dengan apa yang harus kita jalani sebgai hamba Yang Pengasih. Segala sesuatu telah tertulis dalam catatanNya, dan tiada yang bisa merubah kecuali Dia. Dia yang tahu terbaik buat kita. Dalam batasan rejeki, jodohpun kematian. Semua takkan pernah dapat menghindar. Sekuat apapun kita. Sekuasa apapun kita. Kita hanya "ordinary people" di alur yang mesti kita lampaui ini.
Tatkala kehidupan menghimpit kita, hanya ada ikhtiar dan tawakal. Senyum kelapangan senantiasa akan menyertai ketika kita berada pada tataran keimanan yang maksimal. Begitu pula sebaliknya. Apa yangs seharusnya kita punya? Sebagai bekal hidup dikelapangan jiwa? Tak ada lain, serta tak bukan hanya satu. Iman.
Dengan demikian
Tak harus kita bersedih bila ada sesuatu yang kita ingini tidak tergapai.
Tak harus menyesal ketika impian kita ternyata bukan milik kita..
Tak harus kecewa saat ada sesuatu hilang dari kita..
Tak harus luka bila harapan tak terwujud...
Tak harus ada tanya "mengapa dunia tak di sisiku?"
Semua bukan milik kita. Titipan sementara yang harus selalu kita jaga karena dia adalah amanah. Amanah yang mesti kita pertanggung jawabkan kelak dihadapanNya. Pun amanah sebuah hati yang semestinya selalu kita "keep" dari segala sesuatu yang mengotori.
So, tak perlu resah. You are never alone... pikirkan itu.
|