Entry: Allahu Akbar Friday, May 05, 2006



Apa yang harus tak kusyukuri? Bila setiap saat Allah selalu beri cinta untukku. Kasih tak terukur, tak terdeteksi waktunya, tak terjangkau akal, tak.. aku susah nyebutnya. Sejak dulu aku selalu jalani hidup apaadanya. Meski pemberontakan ada saat mata memandang jauh keatas. Namun Bunda selalu mengingatkan bahwa batu sandungan siap menjerembabkan kita bila tak segera mengontrol diri. Sesuai porsi manusia itu diberi. Dan dalam banyak waktu aku memahami. Inilah aku adanya kini. Walau ada saja teman bilang aku makhluk pesimis. Karena sebuah prinsip "Menjalani hidup mengikuti air mengalir" Menjadi guru adalah pilihan. Sebagaimna teman-teman lain memilih menjadi dokter, ahli komputer, dan sebagainya. Konsekuensi semua itu, siap melayani tanpa pamrih dengan nominal kecil. Mesti siap dengan ujian apapun yang terkait dengan kata ikhlas dan materi. Berikut pandangan sebelah mata sodara ataupun teman. Ialah waktu yang kan membuktikan semua kesungguhan, bahkan menghadapkan mata-mata mereka. Setiap kisah haru selalu kutulis dimemori hati. Agungnya Ilahi menjadi bukti bahwa setiap kita pasti ada dalam cintaNya. Pun saat pedih, suka, tertawa, kadang airmata. Dialah tempat kembali. Ah.. kenapa tak bisa menuliskan satu-satu cintaNya, karena begitu banyaknya. Juga kemaren ini, saat hati memendam ingin tahu banyak tentang sesuatu, Allah menunjukkan. Siang itu da telpon untukku. "Bisakah mengisi tempat kosong mengajar di SJS?" Dan hri ini ku memutuskan menerima, dalam hati aku berharap banyak bisa masuk ke TK SJS untuk belajar banyak teknik pengjaran dan kurikulum sekolah, desain serta tetek bengeknya. Ada yng bnayk yang ingin aku pelajari. Saat ini aku mendapat amanah menjadi Litbang LPIT Bee exellent yng gi pusing nyari2 masukan. Ternyata Allah memberiku jalan. Kejadian seperti ini sering aku alami, Alhamdulillah, sering setiap apa yang nyelip dihati Allah selalu memberiku jalan menuju pintu-pintu mana yang harus kubuka begitu cepatnya. Allah Maha Besar! Dan nikmat Tuhan kamu manakah yng kamu dustakan?

   0 comments

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments